Takhta-Takhta Yang Tak Terlihat menelusuri sejarah panjang “kekuasaan ilahi” — otoritas tak kasatmata yang oleh setiap zaman ditanamkan pada sesuatu: dewa-dewa, raja-raja, nalar, pasar, algoritme, ujian — dan bertanya apa yang diperlukan untuk merebut kembali benang itu. Dalam 33 bab, buku ini bergerak dari altar-altar pertama ke panteon digital, dan dari ruang kelas yang melukai menuju sebuah visi bagi hari esok yang lebih baik.
Mulailah dengan daftar isi di bawah ini. Akses penuh ke setiap bab disertakan dengan keanggotaan THRINV.